Kesalahan – Kesalahan Dalam Beribadah Umat Muslim Di Indonesia

Kesalahan – Kesalahan Dalam Beribadah Umat Muslim Di Indonesia

1.Mendahului Imam Ketika Shalat

 Imam (adalah) orang yang paling layak dalam menasihati orang-orang yang shalat di belakangnya, dan melarang mereka dari mendahuluinya dalam ruku’ atau sujud.
Biasanya orang2 indonesia ketika shalat yaitu mendahului imam pada saat pengucapan “AMIN” … menurut penelitian ane selalu saja sebelum imam bilang Amin para makmum yang sahlat udah duluan bilang Amin

“Tidakkah takut orang yang mengangkat kepalanya sebelum imam, bahwa Allah akan mengubah kepalanya menjadi kapala keledai” (HR Muslim : 1/320-321)

2.Memperlambat gerakan Imam Ketika Shalat

 hal yang ane saksikan rata2 para makmum memperlambat gerakan imam.
contohnya : ketika imam,sujud makmum masih rukuk sehingga ketinggalan rakaatnya
sebenarnya ini tidak benar..seharusnya kita harus mengikuti gerakan imam ,TIDAK MEMPERLAMBAt DAN MEMPERCEPAT GERAKAN IMAM

Kalau imam ruku, ikutlah ruku. Kalau imam sujud, ikutlah sujud. Kalau imam bangkit untuk rakaat berikutnya, ikutlah bangkit.

Jika merasa “tidak puas” menikmati shalat jamaah, ambillah kesempatan untuk menikmatinya pada shalat-shalat sunnah (yang hampir tak terbatas jenis, jumlah, dan waktunya itu).

3.Salah Dalam Mengucapkan Salam

 hal ini paling sering ane liat..
contohnya ketika seseorang lagi chating / smsan ma temannya dengan mengucapkan salam gaul atau lebih tepatnya seperti : mekum,askum ,aslm.wbr ,dll.
padahal pengucapan salam seperti itu tidak ada faedahnya sama sekali
ucapkanlah salam yang benar Seperti ASSALAMUALAIKUM yang mana tujuannya mendoakan seseorang

 4.Masjid

 DIMOHON AGAR MENYEBUT MASJID KITA DENGAN “MASJID”! Bukan “MOSQUE”!!!

Silahkan baca tulisan ini dan sebarkan ke beberapa muslim sebanyak yang anda bisa. Ini adalah informasi yang sangat amat penting.

Muslim seharusnya tidak lagi menggunakan kata “Mosque”. Suatu hari, saya membaca buku berjudul

“THE COMPLETE IDIOT’S GUIDE TO UNDERSTANDING ISLAM” (“PETUNJUK IDIOT YANG LENGKAP UNTUK MENGERTI ISLAM)

*) IGOEN ; “I’ve checked this book in yahoo search, and it’s true it’s there”

dan buku itu berisi fakta-fakta yang lucu.Salah satunya adalah mengenai kata “Mosque.” Banyak dari kita yang berfikir bahwa ini adalah terjemahan bahasa Inggris untuk Masjid.Saya yakin tak ada seorangpun dari kita yang mengetahui bagaimana kata ini ada dan kemudian mempunyai kemiripan suara dengan ‘Masjid’. Kita masih sangat muda ketika kita berfikir bahwa ini hanyalah sebuah kata dalam Bahasa Inggris. Saat itu kita belum berfikir kritis dan analitis,jadi tak ada keberanian untuk menanyakannya kepada guru,benar kan ?).

Bagaimanapun, buku ini menunjukkan bahwa kata ‘Mosque’ diperoleh dari kata dalam bahasa Spanyo! l, yaitu “Mosquito” (“Nyamuk”).Dinamakan seperti itu karena saat Perang Salib terjadi, Raja Ferdinand berkata bahwa mereka akan berangkat dan membasmi Muslim “like mosquitoes”(“seperti nyamuk-nyamuk”). (Dimana lagi mereka dapat temukan muslim dalam jumlah yang ! cukup besar

untuk dibasmi jika bukan di Masjid?). Lalu tanpa rasa sungkan mereka menyebut “Masjid” sebagai “Mosque”. Jadi saudara-saudara seiman, hindarilah penggunaan kata yang dengan jelas menunjukkan tamparan kemuka ke wajah umat.

Beritahukanlah saudara-saudara kita tentang sejarah dan etimologi (ilmu asal kata)tentang kata ini.Dan marilah kita ganti kata itu dengan kata yang memiliki makna yang seharusnya : Masjid! Tempat untuk Bersujud!!

Bukan Mosque: tempat pembasmian!

Jika ada diantara saudara-saudara yang masih ragu tentang hal ini,silahkan mencari buku tersebut dan kemudian membacanya

Ditulis dalam Tarbiyah

Mohon Ralat penjelasan dari agan silkwinds Ini Penjelasannya mohon maap sebelumnya gan,,, ane tau itu dari mushola di rumah sakit yang ane kunjungi,, dan diperkuat oleh beberapa sumber,,, ternyata berita itu salah,,, mohon maap atas kekeliruan ane
nih sumber yang menyatakan masjid bukan mosque Sumber
yang mana yang betul HANYA ALLAH yang tahu

Penjelasannya :

yang ini fatal bget..selalu diajarkan di pelajaran sd kalo bahasa inggrisnya masjid itu mosque..tapi apakah agan tau sejarahnya ???
nih ane ksih tau :
kata “Mosque” diperoleh dari kata dalam bahasa Spanyol, yaitu “Mosquito” (“Nyamuk”). Dinamakan seperti itu karena saat Perang Salib terjadi, Raja Ferdinand berkata bahwa mereka akan berangkat dan membasmi Muslim “like mosquitoes” (“seperti nyamuk-nyamuk” ).
Masjid!!: Tempat untuk Bersujud!!. Bukan Mosque: tempat pembasmian!.
mohon kita jangan terpengaruh oleh budaya barat yang membodohi umat

Definition of MOSQUE
: a building used for public worship by Muslims

Origin of MOSQUE
earlier mosquee, from Middle French, from Old Italian moschea, from Old Spanish mezquita, from Arabic masjid temple, from sajada to prostrate oneself, worship

sumber: http://www.merriam-webster.com/dicti…0&t=1288017582

Sebenarnya pernyataan tersebut terdapat dalam buku yang berjudul “The Complete Idiot’s Guide to Understanding Islam”. Dan seperti hanlnya judul bukunya, hal ini bukan merupakan hal yang sebenarnya. ( http://www.dailytimes.com.pk/default…9-2-2003_pg3_7)

Berdasarkan etymologi-nya, dapat dirunut bahwa tidak ada hubungan semantik antara kata “mosque” dengan “mosquito”. Bahasa Inggris kata “mosque” (thn 1400)itu berasal dari kata dari bahasa Italy “moschea”. Oxford’s New English Dictionary & Miriam-Webster’s New International Dictionary_ melaporkan penggunaan kata *mosqued* pada thn 1902. (http://listserv.linguistlist.org/cgi…rabic-l&P=1505 )

Kata “mosque” dalam bahasa spanyolnya adalah “mezquita” dan berbeda sekali dengan kata “mosquito” yang dalam bahasa spanyolnya adalah “mosca”

Sumber: http://www.scribd.com/doc/4105239/MASJID-bukan-mosque

Spoiler for Dari Blog Syamsyah:

Kata “Mosque” dalam bahasa Inggris yang artinya adalah “Masjid” berasal dari bahasa Spanyol “Mezquita” (BUKAN Mosquito) dari abad ke 15, 16 dan 17 untuk sebutan tempat beribadah kedua terbesar saat itu di Eropa, Mezquita de Córdoba peninggalan Umayyad dynasty of Cordoba.

Kata Mezquita pun merupakan serapan dari bahasa Arab : Masjid, kata tersebut dibawa oleh Umayyad Dynasty ke Cordoba ( Bukan oleh Raja Ferdinand pada waktu perang salib ).

Kata Mezquita kemudian diserap oleh orang2 Eropa menjadi berbagai sebutan, antara lain : “Moseak”, “muskey”, “moschy”, and “mos’keh”, yang pada akhirnya berangsur2 menjadi standard baku di Perancis dgn sebutan : “Mosquee” ( Inggris : “Mosque” )

Penjelasan untuk yang salah mengerti, ada sedikit info dari kamus :

Bhs Indonesia : Nyamuk
Bhs Inggris : Mosquito
Bhs Spanyol : (juga) Mosquito, cínife, zancudo

Bhs Indonesia/Arab : Masjid
Bhs Inggris : Mosque
Bhs Spanyol : Mezquita

Jadi kalo dibilang asal – usul kata Mosque itu dari bhs Spanyol (Mosquito = nyamuk) INI SALAH BESAR.. karena bahasa Spanyolnya Mesjid itu Mezquita yang terlafalkan mirip dgn bhs Arab “Masjid”, bukan “Mosquito”

Sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Mezquita
http://www.spanishdict.com/translate/mezquita
http://www.spanishdict.com/translate/Mosquito

Sumber: http://syamsyah.wordpress.com/2008/0…l-kata-mosque/

5.Mengolok Olok Orang Ajaran Nabi

 di jaman sekarang ini hal ini bukan hal yang langka dicari..karena ketika orang mau shalat dikit2 udah dibilang “udah taubat nih yie..” ,, “cie..cie ada pak usatdz nih ” ,, sekali liat orang yang berjenggot langsung nyelentuk “teroris tuh”

Orang2 yang seperti itu ialah orang kafir

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآَيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ (65) لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu telah kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah 9: 65-66)

6.Dilarang Berbicara / berkomunikasi Pada Saat Khotib Naik Mimbar

 Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a ia berkata: Rasulullah s.a.w telah bersabda: Apabila engkau berkata kepada temanmu, diamlah! pada hari Jumaat. Padahal imam sedang berkhutbah, maka kamu benar-benar telah melakukan satu perkara yang sia-sia.

jadi jika kita berbicara pada saat khotib naik mimbar pada shalat jum’at ,,,maka amal shalat jum’at kita akan sia2
maka berhati-hatilah untuk tidak berbicara

7.Luput Dari Shalat Subuh

 Jika engkau ketiduran atau lupa sehingga luput dari waktu shalat, maka hendaklah engkau shalat ketika engkau terbangun dari tidur atau ketika ingat walaupun ketika itu saat terbitnya atau tenggelamnya matahari. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ نَامَ عَنْ صَلاَةٍ أَوْ نَسِيَهَا فَلْيُصَلِّهَا إِذَا ذَكَرَهَا لاَ كَفَارَةَ لَهَا إِلاَّ ذَلِكَ .

“Barangsiapa yang tertidur sehingga luput dari shalat atau dalam keadaan lupa, maka hendaklah ia shalat ketika ia ingat dan tidak ada kafaroh (tebusan) selian itu.” (HR. Bukhari, dan Muslim )
sebenarnya ketika kita ketiduran dan terbangun kita boleh shalat subuh walaupun matahari sudah terbit tapi syaratnya misalnya kecapean atau ada halangan..dan jangan biasakan bgun kesiangan lagi gan..pokonya shalat harus tepat waktu

8.Meniggalkan Shalat Berjamaah Di Masjid

 yang ini juga gan paling bnyk dialami umat islam di indonesia ..di masjid2 kosong hampir tidak ada jamahnya
Ibnu ‘Allan Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Jika kalian melaksanakan shalat di rumah kalian yaitu melaksanakan shalat wajib sendirian atau melaksanakan shalat jama’ah namun di rumah (bukan di masjid) sehingga tidak nampaklah syi’ar Islam, sebagaimana hal ini dilakukan oleh orang yang betul-betul meremehkannya … , maka kalian berarti telah meninggalkan ajaran Nabi kalian yang memerintahkan untuk menampakkan syi’ar shalat berjama’ah. Jika kalian melakukan seperti ini, niscaya kalian akan sesat. Sesat adalah lawan dari mendapat petunjuk
note: Ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat jama’ah ini ditujukan bagi kaum pria, sedangkan wanita lebih utama shalat di rumahnya berdasarkan kesepakatan kaum muslimin .
Semoga Kita semua bisa membiasakan shalat di berjamaah di masjid

9.Acara Ulang Tahun

 yang ini paling parah bget gan …miris bget liatnya…umur makin pendek kok malahan senang… ga mikir apa tuh orang..
Ada acara lempar telor ke teman lah ampe baju temannya basah kuyup …umur temannya makin pendek kok dirayain
Dasar manusia jaman sekarang ada2 aja agan…miris bget litany…seharusnya kalo kita ulang tahun tuh perbanyak hamdalah dan istigfhar karena diberi umur panjang oleh ALLAH SWT…

10.Tidak Mau Meluruskan Shaf

 Yang ini juga banyk terjadi di kalagan Umat muslim sedunia
meluruskan shaf yang benar adalah jari kelingking ketemu jari kelingking dan diluruskan tapi kenapa setiap kali ane merapikan shaf selalu saja orang menghindar ga mau di sentuh jari kelingkingnya untuk selengkapnyaBaca Disini

 11.Pergi ke Kubur Buat Minta Kesaktian

 Paling parah juga nih gan…ga asing lagi udah..contohnya makam usatadz yang lagi rame2 nya pasti biasanya bnyk orang minta kesaktian..padahal kan yang mati tuh harusnya yang minta doa ma orang yang msih hidup

12.Memasuki Rumah Orang Lain Tanpa Meminta Izin si Empunya Rumah

 Masih banyak kaum muslimin yang menganggap ini sebagai perbuatan sepele yang
sah-sah saja. Apalagi bila si empunya rumah termasuk kerabat atau sahabat yang
dekat dengannya. Mereka sama sekali tidak menyadari, bahwa perbuatan seperti
itu merupakan perbuatan dosa yang dapat membawa mudharat yang sangat berbahaya.

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَتَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ
حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا ذَلِكُمْ خَيْرُُ لَّكُمْ
لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

“Hai, orang orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan
rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang
demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu selalu ingat”.[An Nur:27].
Ayat di atas dengan jelas membedakan antara salam dan meminta izin. Dengan
demikian, seseorang yang telah dijawab salamnya, harus meminta izin sebelum
masuk ke dalam rumah. Inilah adab yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wa sallam.

12.Berpakain waktu shalat

 Awas Sholat Agan2 Tidak Sah (Moslem Cowok)

Sedikit mau share bwt kaskuser cowok yang muslim.

Salah satu syarat sahnya sholat, supaya sholat kita diterima dan menggugurkan kewajiban, adalah menutup aurat. Nah, bagi laki-laki aurat yang wajib ditutupi ketika sholat adalah apa-apa yang ada di antara pusar dan lutut. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa bahu juga wajib ditutup di dalam sholat (Konsekuensinya, pakai kaus kutang/bertelanjang dada tidak sah sholatnya).

Walaupun begitu, kedua-dua pendapat di atas tentunya SEPAKAT dong, kalo bagian kulit yang berada pas di atas pantat itu termasuk bagian yang WAJIB ditutup juga, kalo gak mau sholatnya tidak diterima.

Nah, fenomena berikut ini sering kali ane liat, terutama kalo cowok yg lagi sholat itu pake kaos ketat atao kaos “adek”nya n pake celana yang longgar (agak melorot).

Ketika dia sujud, nongol-lah si CD berikut kulit pas di atasnya (tidak tertutup), karena kaosnya tertarik ke atas, sementara celananya narik ke bawah.

dan ketika shalat di masjid alangkah baiknya jagan memakai kaos yang ada gambarnya,, hal ini disebabakan karena bisa menganggu jamaah lainnya ketik shalat
Read More …

13.Meminta Izin Ketika Masuk Kamar Orang Tua

 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan apabila anak-anakmu telah
sampai umur baligh, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang
yang sebelum mereka meminta izin”, yakni apabila anak-anak yang sebelumnya
harus meminta izin pada tiga waktu yang telah disebutkan di atas. Apabila
mereka telah mencapai usia baligh, mereka wajib meminta izin di setiap waktu,
seperti halnya orang-orang dewasa dari putera seseorang, atau dari kalangan
karib-kerabatnya wajib meminta izin.

Al Auza’i meriwayatkan dari Yahya bin Abi Katsir, ia mengatakan: “Apabila
seorang anak masih balita, ia harus meminta izin kepada kedua orang tuanya
(bila ingin masuk menemui keduanya dalam kamar) pada tiga waktu tersebut.
Apabila ia telah mencapai usia baligh ia harus meminta izin di setiap waktu.”

14.Masih Percaya Pada Adat Istiadat Semisal Pamali

 Contohnya Disini adalah Semisal pamali atau sebagainya .. tapi umat islam sekarang pada ga tau bahwa yang seperti itu adalah perbuatan syirik,,,Misalnya lagi :meyakini bahwa adanya burung gagak di atas sebuah rumah menunjukkan akan ada hal jelek yang akan menimpa penghuninya. Burung gagak bukanlah sebab syar’i dari timbulnya musibah, yakni syariat tidak pernah menerangkan kalau itu merupakan sebab datangnya musibah. Dan dia juga bukanlah sebab kauni dari timbulnya musibah, maksudnya sama sekali tidak ada hubungan sebab akibat antara burung gagak dan musibah. Karenanya menjadikan gagak sebagai sebab datangnya musibah merupakan syirik asghar.

15.Berbicara Soal Dunia di Dalam Masjid

 Tidak diperbolehkan menjadikan masjid sebagai tempat jual beli dan urusan dagang, serta perkara duniawi yang sejenis, yang di dalamnya mengandung mengeraskan suara (ribut). Karena masjid hanyalah dibangun untuk dzikrullah, membaca Al-Qur’an, dan shalat. Namun dibolehkan pembicaraan yang ringan dalam permasalahan duniawi, tanpa mengganggu orang-orang yang sedang membaca Al-Qur’an dan shalat di sekitar mereka berdua.
“Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda: Apabila kalian melihat orang yang jual beli didalam masjid maka katakanlah kepadanya: Semoga Allah tidak memberi keuntungan dalam jual belimu ! (HR Tirmidzi 1321, Ad-Darimi 1408, Ibnu Khuzaimah 1305, Ibnu Hibban dalam Shahihnya 312, Ibnu Jarud 562, Ibnu Sunni dalam Amal Yaum Wa Lailah 153, Hakim 2/56, dan dia berkata: Shahih menurut syarat Imam Muslim, dan disetujui oleh Adz-Zahabi. Al-Albani menshahihkan dalam Al-Irwa 1295).

16.Melewati Orang Yang Sedang Shalat

 Berjalan di depan orang shalat di antara dia dan sutrah (pembatas)nya adalah perbuatan haram, karena mengganggu dan mengacaukan konsentrasinya dalam bermunajat kepada Allah subhanahu wata’ala. Perbuatan ini dilarang dengan keras dan pelakunya mendapatkan ancaman yang sangat berat, sebagaimana dalam sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Oleh karena itu dibolehkan bagi yang sedang shalat untuk mencegah orang yang akan melewatinya, jika sekiranya masih ada jalan lain yang memungkinkan untuk dilewati.

Karena dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda, artinya,

“Jika salah seorang diantara kalian shalat menghadap sutrah (yang menghalangi) orang (untuk lewat), lalu ada seseorang yang mau melewatinya maka tahanlah dia. Apabila menolak maka lawanlah dia karena dia adalah syetan.” (HR.al-Bukhari dan Muslim)

17. Duduk memeluk lutut pada saat imam berkhutbah.

 Imam Ahmad, Abu Dawud, al-Tirmidzi, dan al-Hakim meriwayatkan dari Mu’adz radliyallah ‘anhu, ia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْحُبْوَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ

“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang hubwah (duduk memeluk lutut) pada hari Jum’at pada saat imam sedang berkhutbah.” (HR. Abu Dawud no. 936, al-Tirmidzi no. 472, Ahmad no. 15077, dan al-Hakim dalam al-Mustadrak no. 1020)

Al-Hubwah berasal dari kata ihtibaa’, yaitu merapatkan kedua kaki ke perut dan memasukkan ke dalam kainnya hingga menyatu dengan punggungnya. Bisa juga dengan cara merapatkan kedua kaki ke perut dan memeluk kedua lutut dengan dua tangan sebagai ganti dari baju.

Dengan demikian kita tahu, orang yang duduk seperti ini pada saat imam membaca khutbah telah melakukan kesalahan. Duduk seperti ini dilarang karena menggambarkan sifat malas bagi pelakunya dan menyebabkannya tertidur. Duduk seperti itu juga bisa menyebabkan batalnya wudlu’ dan terbukanya aurat.

 18.tidak memasang sutrah dalam sholat”

 Memasang sutrah dalam melakukan shalat itu tidaklah wajib namun lebih baik dilakukan agar shalat lebih khusuk. Seperti dalam hadits riwayat Bukhari dan Ahmad, Rasulullah SAW berdiri di dekat pembatas. Jarak antara beliau dan pembatas sekitar 3 hasta. Menurut Bukhari dan Muslim, jarak antara tempat sujudnya dan tembok cukup untuk dilalui seekor kambing.

Rasulullah SAW bersabda ”Janganlah kamu shalat tanpa memasang pembatas, dan janganlah engkau membiarkan seseorang lewat di depanmu (tanpa engkau cegah). Jika dia memaksakan lewat di depanmu, lawanlah dia karena sesungguhnya ia bersama dengan setan.”
(HR. Ibnu Khuzimah)

”Jika seseorang dari kalian melakukkan sholat pada pembatas hendaknya mendekatkan pada batas itu sehingga setan tidak dapat memutus sholatnya.” (HR Abu Daud, Bazzar dan Hakim).

Ibnu Khuzimah, Thabrani dan Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah membiarkan sesuatu yang melewati antara dirinya dan pembatasnya. Pernah Beliau SAW sholat lalu lewat didepannya seekor kambing. Maka Rasulullah SAW mendahuluinya maju kedepan sampai perutnya menempel di dinding (sehingga kambing itu melewati belakang Beliau). Suatu ketika Rasulullah SAW sholat wajib, Beliau SAW menggenggam tangannya. Usai sholat mereka bertanya “Wahai Rasulullah, adakah sesuatu yang baru dalam sholat?” Beliau menjawab

“Tidak, hanya saja setan hendak lewat di depanku. Lalu aku cekik sampai lidahnya terasa dingin di tanganku. Demi Allah, seandainya saudaraku, Nabi Sulaiman tidak mendahuluiku, maka aku akan ikat setan itu pada sebuah tiang masjid sehingga dapat dilihat anak-anak kecil penduduk Madinah.” (HR Ahmad, Daruquthni dan Thabrani).

Rasulullah SAW bersabda ”Apabila seseorang melakukkan sholat menghadap sesuatu sebagai pembatas dari orang lain, maka apabila seseorang melampaui batas didepannya itu maka hendaknya mendorong sekuatnya atau semampunya (dalam riwayat lain disebutkan : hendaknya menghalanginya dua kali). Jika ia tetap menerobos maka bunuhlah ia. Sesungguhnya dia adalah setan.” (HR Bukhari dan Muslim).

Beliau bersabda ”Apabila orang yang lewat di depan orang yang sholat itu mengetahui dosanya, niscaya dia akan lebih baik berdiri 40 (empat puluh) tahun daripada berlalu didepan orang yang sholat.” (HR Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW bersabda ”Shalat seseorang menjadi putus apabila tidak dibatasi dengan semacam pelana didepannya lalu dilewati oleh wanita haid (balig), keledai dan anjing hitam. Abu Dzar berkata ”Wahai Rasulullah, apakah bedanya anjing hitam dan anjing berwarna merah?” Beliau menjawab ”Anjing hitam adalah setan.” (HR Muslim, Abu Daud & Khuzaimah).

1.Mengantar Jenazah Disertai Bertasbih atau Sejenisnya Dengan Suara Keras

 sering kita liat ketika mengantar jenazah orang2 yang mengantar jenazah pada beratsbih zikir atau sejenisnya dengan suara keras,padahal ini salah

Mengangkat suara dengan tasbih atau sejenisnya ketika mengantar jenazah adalah tidak boleh dan termasuk bid’ah, karena beberapa hal:

a. Tidak adanya dalil atas perbuatan ini.
b. Hal ini termasuk perkara yang tidak dilaksanakan oleh para sahabat bahkan termasuk hal yang mereka larang, sebagaimana perkataan Qais bin ‘Abbad :

كان اصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم يكرهون رفع الصوت عند الجنائز وعند القتال وعند الذكر

Artinya: Para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengangkat suara ketika mengurus jenazah, ketika perang, dan ketika berdzikir. (HR. Al-Baihaqy di dalam As-Sunan Al-Kubra 4 / 74 , berkata Al-Albany: Dengan sanad yang rawi-rawinya tsiqah)

c. Ini termasuk penyerupaan terhadap orang-orang Nashrani (Lihat Ahkamul Janaiz, Syeikh Al-Albany hal: 92)

Oleh karena itu berkata Imam An-nawawy:

Berkata Imam An-Naway:

واعلم أن الصواب المختار ما كان عليه السلف رضي الله عنهم : السكوت في حال السير مع الجنازة ، فلا يرفع صوتا بقراءة ، ولا ذكر ، ولا غير ذلك ، والحكمة فيه ظاهرة ، وهي أنه أسكن لخاطره ، وأجمع لفكره فيما يتعلق بالجنازة ، وهو المطلوب في هذا الحال ، فهذا هو الحق ، ولا تغترن بكثرة من يخالفه

“Dan ketahuilah bahwa yang benar dan yang dilakukan oleh para salaf adalah diam ketika mengikuti jenazah, tidak mengeraskan suara baik berupa Al-Quran maupun dzikir atau yang lain. Dan hikmah dari ini semua jelas, yaitu lebih menenangkan pikirannya dan lebih konsentrasi dengan apa yang berkaitan dengan jenazah, dan inilah yang seharusnya dalam keadaan seperti ini, maka inilah yang benar dan jangan engkau tertipu dengan banyaknya orang yang menyelisihi.” (Al-Adzkar hal: 160)

 2.Merayakan Perayaan Yang Bukan Hari Raya Islam

nah,,yg ini bnyk gan,, seperti pada saat valentine,halowen,dsb..padahal maksudnya ini ikut merayakan dalam hal gembira atau melakukan sesuatu sesuai dengan hari itu berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kami yang tidak terdapat (tuntunan) padanya, maka ia tertolak.” (HR. Al-Bukhari)

Hendaknya setiap muslim merasa mulia dan bangga dengan agamanya, serta merasa cukup dengan ketetapan Allah dan Rasul-Nya dalam agama yang lurus ini dan segala sesuatu yang telah diridhai Allah untuk para hamba-Nya. Maka, hendaknya tidak menambahi dan tidak mengurangi.

3.Tidak Mengisi Shaf Paling Depan Ketika Shalat Berjamaah

 nih sering ane temuin gan, rata2 orang ketika shalat maunya di paling belakang,, padahal Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُ صُفُوْفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا، خَيْرُ صُفُوْفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا

“Sebaik-baik shaf pria adalah shaf yang awal dan sejelek-jelek shaf pria adalah yang akhirnya. Sebaik-baik shaf wanita adalah shaf yang terakhir dan sejelek-jelek shaf wanita adalah yang paling awal.” (Shahih, HR. Muslim, no. 440)

Al-Imam Nawawi rahimahullahu berkata: “Adapun shaf-shaf pria maka secara umum selama-lamanya yang terbaik adalah shaf awal dan selama-lamanya yang paling jelek adalah shaf akhir. Berbeda halnya dengan shaf wanita. Yang dimaukan dalam hadits ini adalah shaf wanita yang shalat bersama kaum pria. Adapun bila mereka (kaum wanita) shalat terpisah dari jama’ah pria, tidak bersama dengan pria, maka shaf mereka sama dengan pria, yang terbaik shaf yang awal sementara yang paling jelek adalah shaf yang paling akhir.

4.Tidak Mensyukuri Nikmat Terhadap Cuaca

 nah, itu sangat sering kita jumpai di negara ini,kenapa ketika hujan panas kemarau badai datang kita selalu mengeluh,, jika hari panas kita ngeluh,, hujan juga kita ngeluh, apa sih maunya manusia,,kita tidak sadar bahawa semuanya adalah rahmat Allah, dan setiap yang terjadi pula ada hikmahnya. Tidak semua manusia bersyukur dengan apa yang ada. Manusia mudah jemu dengan apa yang sedang dinikmati.

Allah SWT berfirman, ”Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri.” (QS An Naml [27]: 40).

Allah SWT berfirman, ”Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’

betapa besar nikmat ALLAH yang telah menciptakan hujan panas dsb

5.Menghormati Orang Yang Lebih Tua Atau Penguasa untuk berada Di Shaf Terdepan

 Yang ini juga sering ane liat pada saat shalat id ..Yang benar adalah siapa yang datang paling dulu, maka sunnahnya ia berhak untuk duduk di shaf terdepan walaupun usianya masih muda. Walaupun ia orang tua dan terhormat dalam masyarakat, kalau ia datangnya belakangan maka ia harus duduk di shaf paling belakang. Demikianlah Islam, tidak membeda-bedakan dalam urusan taqwa kepada ALLAH

 6.Begadang pada malam Jum’at hingga akhir malam yang menyebabkan lalai dari sholat shubuh

 Begadang pada malam Jum’at hingga akhir malam yang menyebabkan lalai dari sholat shubuh, dengan demikian pelakunya mengawali hari Jum’at dengan salah satu dosa besar, bukan juga pada shalat subuh di saat hari jumat saja,, tapi tetap jangan sampai lalai setiap hari shalatnya gan
padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda :

“Sholat yang paling utama di sisi Allah adalah sholat subuh pada hari Jum’at yang dilakukan secara berjama’ah.” [Ash-Shahihah : 1566].

7.Memotong Jenggot dan Memanjangkan Kumis

 Yang ini juga salah satu kesalahn gan dalam umat islam sekarang..biasanya orang2 dengan bangganya memanjangkan kumisnya dan malah memotong jenggotnya. padahal itu salah

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam shahih keduanya dan juga selain mereka :

Dari Nafi’ dan Ibnu Umar radliyallahu ‘anhuma berkata : Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang musyrik, yaitu banyakkanlah jenggotmu dan pangkaslah kumismu.”

Diriwayatkan juga oleh keduanya dari Abdullah bin Umar radliyallahu ‘anhuma : “Pangkaslah kumis kalian dan biarkan jenggot kalian tumbuh.” Dalam suatu riwayat lain : “Cukurlah kumis kalian dan biarkan tumbuh jenggot kalian.”

“Sesungguhnya orang musyrik itu, mereka membiarkan kumis mereka tumbuh dan mencukur jenggot mereka. Maka bedakanlah dengan mereka yaitu biarkanlah jenggot kalian tumbuh dan cukurlah kumis kalian.” (Diriwayatkan oleh Al Bazzar dengan sanad yang hasan)

Dari Abu Hurairah juga diriwayatkan oleh Muslim :

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Bedakanlah kalian dengan orang-orang Majusi, karena sesungguhnya mereka (orang-orang Majusi) memendekkan jenggot dan memanjangkan kumisnya.”

8.Mengolok-Olok Orang Yang Berjenggot Itu Teroris

 Ini sudah bukan hal yang jarang lagi ane liat,, sering bget nih ketika ada oarang yang berjenggot malah diolok2 teroris..padahal memanjangkan jenggot adalah perintah Dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam..da barang sapa mengolok2 perintah Allah dan Rasulnya maka ia telah menjadi kafir

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآَيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ (65) لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu telah kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah 9: 65-66)

9.Minal Aidin Wal Faizin” Bukan “Mohon Maaf Lahir dan Batin

 “Minal Aidin Wal Faizin” Bukan “Mohon Maaf Lahir dan Batin”
Dikalangan masyarakat dan media Televisi berjuta juta muslim di indonesia sering mendengar kata “Minal Aidin Wal Faizin” digandengkan dengan kata ‘Mohon maaf lahir batin’

Kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah penggalan sebuah doa dari doa yang lebih panjang yang diucapkan ketika kita selesai menunaikan ibadah puasa yakni : “Taqabbalallahu minna wa minkum wa ja’alanallahu minal ‘aidin wal faizin” yang artinya “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

Sehingga arti sesungguhnya dari “Minal Aidin wal Faizin adalah “Semoga
kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

10.Melewati Orang-Orang Ketika Khotib berkhutbah

 Nih juga salah gan,, biasanya ketika ustadz berkhutbah kita yang baru saja tiba di masjid langsug mencari shaf di depan dan melewati orang2 yang telah mendengarkan khutbah ..padhal itu salah

Sahabat Abdillah bin Busrin ra telah berkata: Ada seorang lelaki datang, lalu dia melewati shaf yang telah diduduki para jamaah, sedangkan Rasulullah saw sedang menyampaikan khutbah Jum’ah. Lalu Rasulullah memerintahkan. “Duduklah! Sebab apa yang engkau lakukan dan sifatmu yang egois itu telah menyakitkan hati teman-temanmu yang sudah lebih dahulu duduk” (HR. Ahmad).

Sahabat Anas bin Malik ra telah bericata: Pada suatu ketika Rasulullah saw sedang berkhutbah, tiba-tiba datang seorang lelaki melewati shaf (barisan) yang telah diduduki para jamaah Jum’ah, hingga kemudian dia duduk di dekat Rasulullah. Setelah selesai shalat, Rasulullah kemudian bertanya kepada lelaki itu “Ya Fulan, apakah yang memberatkan dirimu untuk berkumpul bersama kami?” Jawabnya: “Ya Rasulullah, sebab aku ingin memanfaatkan tempat kosong yang berada di depan yang belum ditempati.” Lalu Rasulullah bersabda: “Aku telah melihatmu melewati .orang-orang yang duduk mendengarkan khutbah, padahal perbuatan seperti itu adalah menyakitkan hati mereka. Dan barangsiapa menyakiti hati seorang muslim, berarti dia telah menyakiti hatiku. Dan barangsiapa menyakiti hatiku, berartj dia telah menyakiti Allah ‘azza wa jalla ” (HR. Thabrani dalam kitab Ash-Shaghir dan Al-Ausath).

 11.Shalat Harus tuma’ninah (tenang dan tidak terburu-buru)

 Sering kita jumapai orang yang shalatnya ngebut atau cepat bget tidak memperhatikan bacaan ataupun grakannya.. padahal shalat haruslah thuma’ninah karena termasuk rukun shalat

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang beliau sampaikan kepada seseorang yang buruk dalam melaksanakan shalatnya dan tidak thuma’ninah, saat itu beliau bersabda, “Kembalilah (ulangilah) dan shalatlah karena sesungguhnya engkau belum shalat”, hal itu beliau ucapkan sampai tiga kali (karena orang tersebut setiap kali mengulangi shalatnya hingga tiga kali, ia masih tetap melakukannya seperti semula), lalu orang tersebut berkata. ”Wahai Rasulullah, Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan kebanaran, aku tidak dapat melakukan yang lebih baik daripada ini, maka ajarilah aku”.

Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya.

“Artinya : Jika engkau hendak mendirikan shalat, sempurnakanlah wudhu, lalu berdirilah menghadap kiblat kemudian bertakbirlah (takbiratul ihram), lalu bacalah ayat-ayat Al-Qur’an yang mudah bagimu, kemudian ruku’lah sampai engkau berdiri tegak, kemudian sujudlah sampai engkau tenang dalam posisi duduk. Kemudian, lakukan itu semua dalam semua shalatmu” (Disepakati keshahihannya ; Al-Bukhari, kitab Al-Adzan 757, Muslim kitab Ash-Shalah 397)

12.Membangun Bangunan DI Atas Kubur

 Sering kita liat jika di kuburan2 zaman sekarang pasti ada yang ada atapnya,, ada yang ada pagarnya dsb. padahal hal tersebut termasuk keslahan umat islam di zaman sekarang ini

قال علي لابي الهياج الاسدي ‏:‏ ابعثك على مابعثني رسول الله ص ان لاتدع تمثالا الاطمسته ولاقبرا مشرفا الاسويته

Artinya: Telah berkata ‘Ali kepada Abul Hayya al-Asadie: Aku mengutusmu sebagaimana Rasulullah pernah mengutus aku, yaitu bahwa tidak boleh engkau membiarkan satupun patung melainkan hendaklah engkau hancurkan dia dan (tidak boleh engkau biarkan) sesuatu kuburan yang tinggi, melainkan hendaklah engkau ratakan dia. (HSR. Muslim dan Ahmad).

قال جابرنهى رسول الله ص ان يبنى على القبرا ويزادعليه

Artinya: Kata Jabir: Rasulullah saw telah melarang didirikan sesuatu di atas kubur atau ditambah atasnya (HSR. Nasa’ie).

Keterangan:

Riwayat dari Jabir itu menunjukkan terlarang mendirikan apa-apa di atas kuburan dan terlarang menambah apa-apa diatasnya.
Riwayat dari ‘Ali menunjukkan bahwa kubur yang sudah pernah ditinggalkan orang, hendaklah diratakan.
“Mentegel”, “mengubin” dan “memberi atap” termasuk dalam kata-kata “didirikan” yang ada di riwayat Jabir tersebut.

Oleh karena itu, terlarang mentegel, mengubin dan memberi atap atas sesuatu kuburan.

13.Menjadi Seorang Pemimpin

 Di zaman sekarang ini orang pada berbondong2 untuk menjadi presiden lah,,gubernur lah,,walikota lah..tapi tahukah agan2 kalo jadi pemimpin itu enak di dunianya aja,, di akhirat berat karena akan diminta pertanggungjawaban.. termasuk kita juga adalah khalifa di muka bumi ini

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا وَالْخَادِمُ رَاعٍ فِي مَالِ سَيِّدِهِ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Artinya :

Dari Ibn Umar r.a. Sesungguhnya Rasulullah Saw. Berkata :”Kalian adalah pemimpin, yang akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin dirumah suaminya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Pelayan adalah pemimpin dalam mengelolaharta tuannya, dan akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Oleh karena itu kalian sebagai pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.“

14.Menguap Dan Bersin

 Salah satu ibadah yang telah diremehkan oleh sebagian kaum muslim adalah menjaga adab-adab yang telah diajarkan oleh Islam. Adab-adab tersebut memang terkesan sepele, tetapi jika kita mengamalkannya dengan niat beribadah dan dengan niat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amal tersebut akan bernilai ibadah di sisi Allah Ta’ala. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Salah satu adab islami yang sudah banyak ditinggalkan kaum muslimin adalah adab ketika bersin dan menguap. Banyak kaum muslimin saat ini yang tidak mengetahui adab ini. Ketika bersin, banyak di antara mereka yang tidak mengucapkan “alhamdullillah”. Mungkin itu disebabkan mereka lupa atau tidak mengetahui keutamaannya.

Demikian pula ketika ia menguap, seharusnya seorang muslim menahannya semampu mungkin. Akan tetapi, banyak dari kita, membuka mulut lebar-lebar saat menguap, sehingga semua orang pun bisa melihat seluruh isi mulutnya.

alasan kenapa menguap itu ga baik
-Semua jenis menguap berasal dari syaitan, dan barangsiap menguap maka hendaklah ia lawan semampunya.
-Syaitan ingin menguasai anak Adam melalui menguap agar anak Adam menjadi malas dan tidak bersemangat dalam beribadah.
-Syaitan berusaha menjerumuskan anak Adam untuk melakukan sesuatu yang mengurangi kehormatannya, atau menjadikan mereka bosan melakukan ibadah, atau menyibukkan mereka sehingga meninggalkan ibadah. Dengan demikian, ia dapat memperolok dan menertawai mereka.
-Syaitan menertawakan orang yagn dapat dikuasainya.

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap. Maka apabila ia bersin, hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan ‘Alhamdullillah’). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Hendaklah setiap muslim berusaha untuk menahannya sebisa mungkin, dan apabila mengeluarkan suara ‘ha’, maka saat itu setan menertawakannya.” (HR Bukhari)

15.Membuka Aurat

Hal ini bukan jarang kita liat..mungkin tiap hari kita liat ,,dan biasanya dilakukan oleh kaum perempuan,,tapi secara tidak sadar para laki-laki juga ga pedulikan jika auratnya kebuka,,

Rasulullah saw. bersabda, “Dua jenis manusia penghuni neraka yang belum lagi aku lihat. Pertama, sekelompok orang yang membawa cemeti seperti ekor-ekor sapi lalu mencambuki manusia dengannya. Kedua, wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berjalan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium aromanya padahal aroma surga sudah tercium dari perjalanan sekian dan sekian,” (HR Muslim [2128]).

Aurat pria yg tak boleh dilihat oleh pria lain dan aurat wanita yang tak boleh dilihat oleh wanita lain adalah antara pusat dan lutut. Aurat wanita dalam hubungannya dengan pria lain atau wanita yang tak seagama adalah seluruh tubuhnya kecuali muka dan kedua telapak tangan.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: